Jumat, 18 Juli 2025

Humaira Putri Bugome

 


Seperti puisi supardi joko Darmono “hujan dibulan juni”, awal dari pada pertemuan dua manusia yang tak saling mengenal, bukan perjumpaan yang disengaja dan bukan pula perjumpaan tidak terencana melainkan murni kuasa tuhan bekerja mempertemukan dua insan, penulis ingin memperkenalkan perempuan istimewa, ya penulis akan memperkenalkannya dan memulai dengan kata perempuan istimewa namanya humaira putri bugome bukan nama aslinya melainkan nama yang dibuat oleh penulis untuk perempuan istimewa satu ini, bagaimana tidak penulis menyebutnya sebagai perempuan istimewa sekian banyak perempuan yang pernah penulis temui ia menjadi satu satunya yang membuat menjadi penulis gugup dan buyar saat menyampaikan materi yang sudah diluar kepala, karena  ia juga menjadikan penulis sebagai laki laki penakut dan memerlukan waktu yang cukup lama hanya untuk sekedar menyapanya disosial media dan mengajaknya bediskusi dimeja yang sama.

 

Perempuan penyuka doraemon ini berbeda dengan perempuan kebanyakan jika anak perempuan ingin menempuh pendidikan di sekolah kuliner, kecantikan atau menjadi seorang guru ia justru menempuh pendidikan sekolah penerbangan, budaya sekolah menengah kejurusan tentu pembaca sudah sedikit banyak bisa menebak bagaimana karakternya, beruntung penulis memiliki kontrak 39 tahun bersama dengan perempuan istimewahku ini jadi penulis masih punya waktu untuk mengekplor,bertanya, mengali dan mengalami banyak hal untuk mengetahui dan mengenal banyak hal tentangnya, termasuk mengapa setiap makanan selalu ditambah dengan kecap manis, hoby nya, tempat yang disukai, warna faforit, film kesukaan dan lainnya, kenapa begitu menyukai kopi hitam dan bukan susu, mengapa begitu menyukai anime dan bukan drama korea, series, ataupun india dan mengapa menyukai anime tetapi tak suka disebut wibu hihihi.

 

Adyan Febri Bilqisthy yang biasa di panggil bilqis Perempuan kelahiran 5 february 2002, berdarah padang bukit gombak dan muara enim sumatera selatan, buah hati pertama pasangan Adming Okturizon Dan Fitri Zulianti, mahasiswa semester lima jurusan hukum, universitas muhammadiyah bengkulu, oh iya informasi tambahan jika tulisan ini dibaca oleh orang dan bukan hanya penulis dan humaira maka sekedar informasi bahwa ia juga menyelesaikan bacaan buku pertamanya ialah ayat ayat cinta satu karya Habiburrahman El Shirazy, ohya kenapa penulis menyebutkan semester lima sedangkan sekarang dia sudah sah menyandang gelar S.H diujung Namanya karena memang tulis ini sudah begitu lama di tulis semejak awal kenal dengannya hanya saja baru di upload beberapa waktu ini karena memang sengaja di arsipkan.

 

Ada satu pertanyaan yang begitu berat yang harus dijawab oleh penulis diwaktu meyakinkan Humaira untuk agar bisa Bersama sama komitmen melalangkah bahwa kita adalah 2 manusia dewasa  yang sudah tidak waktu kalua hanya sekedar bermain main saja, yakni mengapa bilqis ? Jika Penulis diminta untuk menterjemahkan bilqis dalam dua kata sepertinya bukan pekerjaan yang  muda mencari dua kata yang mampu mewakili apa, siapa dan mengapa bilqis, mungkin dua kata humaira dan smart adalah dua kata yang akan penulis gunakan, namun tak sesederhana itu, karena jika penyebab cinta adalah kecantikan maka sungguh lancangnya sang penulis si buruk rupa yang berani jatuh cinta dengan Queen humaira, jika hanya karena smart maka akan banyak sekali perempuan perempuan smart lainnya yang mampu membuat penulis jatuh cinta, namun izinkan penulis mengurainya menjadi barisan kata menjadi kalimat sehingga mengambarkan menjadi bilqis sang humaira.

 

1.    Humaira

Humaira begitulah kiranya panggilan sayang sang baginda kepada Aisyah R.A, berbagai literatur menyebutkan Humaira memiliki arti pipi yang kemerahaan ia memiliki kulit putih dan pipinya akan memerah ketika sedang malu, begitu cantik nan sempurna bentuk pujian baginda, mungkin begitulah kiranya gambaran penulis tentang perempuan yang satu ini  yang bernama adyan febri bilqisthy.

2.    Smart

Ada dua tipe manusia saat berada dikelas, pertama adalah tipikal kebanyakan manusia, syarat kepentingan personal, yakni ingin terlihat eksis, show up agar terlihat lebih cerdas dan lebih berwawasan daripada kawan kawan satu angkatan, demi nilai tentunya, kedua mereka bertanya karena ketidaktahuan, ingin mengeksplor diri, menambah wawasan serta pengetahuan dan belajar agar terus tumbuh, penulis tidak melihat humaira seperti kebanyakan manusia yang tergolong dalam kelompok manusia kampus pada golongan pertama tetapi berada di kelompok golongan kedua yang begitu khusyuk menyimak dan santun dalam bertanya serta tertata dalam bersilat logika.

3.    Sederhana tetapi elegant

Simpel namun elegant begitulah kiranya jika harus mendeskripsikan perempuan istimewa ini secara singkat padat dan kasat mata, tampilan yang simple dengan sepatu kets hitam, celana bahan dan blezer hitam, jilbab hitam dan solekan sedrhana yang memancarkan cahaya dari kulit putihnya, Sederhana dan elegant inilah yang mebuat penulis melihatnya begitu mahal, ini pandanggan tentang nilai ya buka harga hihihi.

4. Keresahan yang sama

Humaira memiliki banyak sekali keresahan keresahan bagaimana melihat lawan jenis memilih pasangan, humaira juga memiliki masalah dan latar belakang kehidupan keluarga, humaira memiliki bagaimana dunia memperlakukannya, setelah berjalan bersama diwaktu yang singkat ini penulis dan humaira memiliki kesamaan terhadap keresahan keresahan yang ada didepan maupun yang sudah dilewati dimasa lalu, dengan sedikit cerita dan berbagi kisah penulis seperti menemukan sosok belahan jiwa yang terpisah.

Setelah sekian banyak alasan alasan dan pariabel diatas tentu akan mencari penggalan kalimat ini, apa alasan penulis bisa jatuh cinta dan mengapa harus dengan humaira ? Penulis sendiri tak punya jawaban yang pasti atas pertanyaan tersebut, penulis sendiri tidak tahu apakah deretan angka diatas adalah  alasannya atau hanya menerka nerka agar keraguan humaira terjawankan.

Penulis tahu dan tak lupa jika humaira tak suka dipanggil sayang, mungkin karena sebelum ada ikatan kata sayang hanyalah bualan, tetapi kali ini penulis ingin meminta Maaf, maaf ya sayang tulisannya Menjadi tak jelas, tak ilmiah, kerangka tulisan menjadi tak lurus , jenis tulisanya tak dapat digolongkan, pemilihan katanya juga sempurna. Tetapi percayalah demi kepala yang ada dibadan, dan demi jempol yang ada di tangan lelakimu ini siap untuk menghabiskan hari hari bersama dari kontrak 39 tahun kedepan.

5.    Terbuka

Pertemuan dan perkenalan kita begitu singkat, bukan berawal dari teman dekat bukan juga diawali sebagai musuh yang jahat, sehingga bisa melontarkan kata tanpa batas sehingga setiap kata yang keluar tanpa pertimbangan dan perhatian, namun berawal dari senior junior yang tak dekat namun berbicara terbuka penulis tangkap sebagai makna tanda bersahabat bahwa diperbolehkan untuk dekat lebih dari sahabat asal siap dengan keadaan hati hatinya yang pernah tersayat.

 6.    Tidak berjuang sendiri

Denganmu penulis merasa perjuangan lebih mudah karena bukan hanya penulis yang berjuang untuk agar bisa bersama tetapi, hal hal kecil berontribusi besar semisal, memberi kabar, bercerita, mengirim pap yang hanya sekali lihat hihihi, humaira juga berkontribusi besar bagaimana bahwa niat bersama terasa dimiliki oleh satu sama lain, tidak tahu itu kebenaran atau rasa rasa semoga itu bukan ke GR an semata, penulis berharap itu adalah sebagai fakta.

7.   Wanita yang Menjadi Diri Sendiri

Kalau yang ini ngarang sih karena ngak tau apa apa dan ngak tau banyak tentang humaira putri bugome tetapi kenapa dimasukan ke point no tujuh ada makna dan pesan tersendiri, yakni penulis ingin berpesan agar humaira terus menjadi diri sendiri dan tidak menjadi orang lain dan agar penulis bisa mengenal cukup cepat bagaimana sejatinya adyan febri bilqisthy.

 


Tujuan

1)      Komiten

Apapun namanya, apapun bahasa cintanya, rasa dan bentuk lain dari pada cinta ialah komitmen, bagaimana dua insan manusia merasa bahwa ia adalah satu, terhubung satu sama lain, dan saling mempercayai, fase ini adalah fase persiapan, difase ini penulis ingin mengenal dan menyakin diri sendiri dan mayakinkan satu sama lain bahwa komitmen akan merangkak dan bergerak ke bab kehidupan beriuktnya.

2)      Melanjutkan generasi

Fase terberat dan fase yang paling menyenangkan, bagaimana tidak akan menjadi fase yang berat, penulis dan humaira akan menunjukan kekurangan kekurangan satu sama lain yang tak pernah terungkap sebelumnya, dan akan menjadi fase yang teramat sanggat menyenangkan terkhusus dan wabil khusus bagi penulis, terbangun dengan humaira berada di samping,

dimana pak adming okturizon dan salyadi akan menjadi besan, kelvin aldo terganggu tidurnya karena sang humaira akan meminta untuk keluar rumah mencari keinginannya sekedar mencari sate tengah malam karena ia sedang ngidam anak pertama.

 

3)      Kuasa tuhan

Fase alam yang berbeda dimana fase kehidupan pasca kehidupan dimana manusia tidak mengenal istilah tidur, dimana fase manusia menerima ganjaran, di fase ini sekalipun jika bisa meminta dan memaksa tuhan penulis harus jatuh cinta dan dengan siapa berkumpul disana maka penulis tetap menginginkan humaira, sembari tertawa kecil melihat keluarga kita berkumpul bersama disana.

 

Bukan karena  teman temanku sudah pada menikah dan mengendong anak lantas menjadikan penulis terburu buru harus segera memiliki kekasih, bukan pula karena kesepian lantas mencari tambatan hati, bukan pula karena rutin di bully sehingga mencari sosok pemilik hati yang mampu mengisi malam minggu yang sepi, mengutip pernyataan najwa shihab dalam bab cinta bahwa jika itu perihal rasa jangan tanya pada logika tapi tanya pada hati, hati tertaut keberanian terkumpul maka solusinya adalah kita bersama.


Humaira Putri Bugome

  Seperti puisi supardi joko Darmono “hujan dibulan juni”, awal dari pada pertemuan dua manusia yang tak saling mengenal, bukan perjumpaan...